rin_iffah


Beberapa gambar yang sempat terekam saat berlibur di Kayoa
Mengunjungi Kayoa (salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara) berarti mengunjungi kenangan yang pernah tergores di sana. Sekitar duapuluh tahun lalu, saat masih berusia 6 tahun, kami sekeluarga hijrah ke Kayoa. Saat itu bapak ditugaskan membina desa-desa yang ada di Kayoa bersama ibu. Dan saya bersama dua saudara lainnya mau tidak mau harus ikutan menetap di sana. Hanya sekitar tiga tahun saya dan kakak laki-laki tinggal di kecamatan ini dan setelah itu kembali ke Ternate karena harus mempersiapkan diri naik ke kelas 6 SD. Sedang adik saya (yang laki-laki juga) masih terus bersama kedua orang tua di Kayoa sampai akhirnya kedua orang tua saya dipindahtugaskan kembali ke Ternate beberapa tahun kemudian.

Ketika diajak berlibur ke Kayoa (lagi) oleh ibu beberapa waktu lalu, dan beliau memang lahir dan besar di salah satu desa yang ada di Kecamatan Kayoa, saya begitu antusias. Hei, sudah duapuluh tahun lamanya saya tidak pernah lagi melihat wajah tempat di mana saya pernah menghabiskan masa kanak-kanak ini. Ingin rasanya mengulang kembali semua kenangan kala itu. Melihat gurua-gurua yang tersebar di sepanjang pantai Guruapin yang menjadi tempat pemandian kami dulu. Menikmati sensasi sengatan matahari dari wilayah yang berada tepat di garis katulistiwa pada peta Indonesia ini. Bermain perahu bersama bocah-bocah berambut pirang alami sampai ke tengah laut membiru dan kemudian bersama-sama membalikkan perahu sambil berteriak kegirangan melihat sebagian dari kami yang takut dengan dalam dan luasnya lautan. Ataukah sekedar menemani nenek ke kebun sambil menikmati jagung bakar hasil panen musim itu. Duuuuh, betapa rindunya……………

Tiga hari di Kayoa, ada ole-ole yang saya bawa dari sana. Bukan sekedar Sagu Kayoa yang terkenal enak, atau kerang melimpah yang juga tak kalah lezatnya. Tapi berbagai cerita menarik yang akan coba saya posting di blog ini. Bertahap tentunya, InsyaAllah… (Bersambung)
Selengkapnya...

rin_iffah



Hampir saja blog ini ditutup karena sudah jarang saya mengunjunginya. Tapi beberapa waktu lalu, ada seorang teman di sosial media (many thanks to you) yang kembali menghentak ruang sadar saya untuk tetap menjaga setiap kejadian yang saya lewati tak sekedar lewat gambar (yang saat ini mulai saya gemari) tetapi dengan menuliskannya. Walaupun sebuah gambar menyiratkan banyak kisah tapi terkadang perlu diungkapkan lewat sudut pandang si pengambil gambar tersebut.  Ungkapnya lewat komentar atas salah satu postingan saya di instagram kala itu. 

Dan saat ini, saya kembali mewujudkannya. Tetap membiarkan jemari dengan lincahnya menari di atas tombol2 keyboard. Mengungkapkan setiap lintasan pikiran yang sangat ingin saya ‘muntahkan’ meski lewat kumpulan kata yang masih sulit dianggap sebagai susunan kalimat dengan kaidah bahasa yang baik dan benar. 

Mari Menangkap gambar…. Berbagi cerita…. Meraih ibrah…..

Selengkapnya...

rin_iffah




Di suatu senja
Tanpa jingga...
Tanpa merah saga
Kucoba merangkai asa
Menyimpulnya dalam pigura
Namun tak kujumpai 'kita' di sana....

Semoga ada jingga
Kembali mewarnai senja...
Walau tanpa 'kita'
Dalam pigura tua
Bersama....


*Pelabuhan Residen, 10 Feb 2014
Selengkapnya...

rin_iffah


Lewat mata kamera, sebuah objek sederhana oleh mata kepala
dijadikannya istimewa...
Dengan cara sederhana kita belajar menikmati semesta,
Menambah syukur pada Sang Pencipta.
Allah semata.....

Selengkapnya...

rin_iffah

 
 
Ini adalah hasil jepretan pertama saya ketika street hunting di siang bolong barengan kak Ishakusa sehari setelah ngikutin kursus singkat fotografi-nya FOKUS MAUT. Tidak tanggung-tanggung, sekali belajar langsung megang Nikon D90 nya bang Faiz. Liatin body kameranya saja sudah bikin pusing, apatah lagi ngintip menu-nya. Beruntung, kak Ishakusa dengan sabarnya mau praktekin tahapan-tahapan dasar mengambil gambar. Mengenalkan satu persatu istilah-istilah aneh yang terbaca di view finder kamera. Dan.... ternyata butuh kesabaran ekstra untuk mendapatkan sebuah gambar yang mampu bercerita. Dan saya belum menemukannya di gambar pertama saya. Semoga di lain waktu.....
Selengkapnya...